Operet Nusantara  “Tak hanya Bermain di Depan Layar, namun juga di Balik layar!” – 2017

 

16908163_2232366003654220_3683879812981587968_n(1)

Operet Nusantara adalah Bidang Kegiatan Terpadu dari Divisi Kesenian dan Kebudayaan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Layaknya seperti tearter, namun operet nusantara lebih menekankan untuk menghibur para penikmatnya yakni dengan menyisipkan humor dalam setiap ceritanya. Di mana setiap cerita atau kisah yang dipentaskan juga mengandung arti yakni amanat berupa nilai-nilai moral dalam kehidupan dan menampilkan kejenakaan yang mampu memberikan makna, kritik, serta pembelajaraan di kehidpun yang nyata. Operet Nusantara juga tak hanya mengajarkan bagaimana berakting di depan layar, tetapi juga menawarkan bagaimana bermain di balik layar. Serta mengajarkan kita untuk menjadi sosok yang Multi Talent dengan mengoptimalkan segala potensi yang ada di dalam diri mahasiswa.

Operet Nusantara yang dirikan oleh Bayu Priswantoro sejak tahun 2014, memiliki kisah yang amat pahit diawal berdirinyaa, dimana Operet Nusantara ini diikuti oleh 10 orang yang terus berkurang hingga pada akhirnya  hanya tersisa 5 orang. Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat Operet Nusantara yang  tetap tegar dan berusaha mandiri. Ratna Widi Astuti (angkatan pertama) mengatakan “kami pada awalnya hanya memiliki basic tearter yang sangat berbeda dengan operet, jadi yang awalnya niatnya ingin belajar dan malah jadi pendirinya”. Ratna menambahkan bahwa selama bergabung di Operet Nusantara dirinya mengaku banyak mendapat pelajaran yang berharga, terutama menemukan sebuah keluarga baru. “sangat banyak peristiwa berkesan salah satunya menemukan keluarga baru dan berproses bersama”, ujarnya kepada zefirmagz (23/02/2017)

Lifia Setya (Ketua Operet Nusantara) mengatakan bahwa Operet Nusantara itu layaknya keluarga yang menyenangkan, menggembirakan dan memberikan kehangatan. Sebagai ketua Operet Nusantara Lifia ingin menjadikan Operet Nusantara lebih maju lagi kedepannya, lebih berdikari lagi. Untuk diketahui Operet Nusantara memiliki latihan rutin seminggu sekali yakni setiap hari kamis, untuk prapentas H-2 minggu akan diadakan latihan setiap harinya. Sementara mengenai properti tampil, makeup, ide cerita semunya dilakukan oleh tim Operet Nusantara sendiri, tanpa bantuan dari pihak manapun.

Selama kurang lebih berdiri 2 tahun Operet Nusantara sudah memiliki banyak penggemar. Disetiap event di Fakultas Ilmu Sosial, Operet Nusantara pasti berperan di dalamnya. Tidak hanya di FIS bahwa beberapa event di wilayah Universitas, Operet Nusantara juga ikut berperan seperti dalam acara dies natalis UKM GERMAN 2016. Selain itu Operet Nusantara juga telah memberikan hal positif bagi para anggotanya sendiri. “Operet telah menghilangkan kegalauan dalam hidup saya, dapat kepercayaan diri yang luar biasa. Sehingga lebih Pecaya Diri,” lanjut Lifia. Selain itu Yashinta Dyah (Anggota Operet Nusantara) mengaku telah tertarik kepada operet nusantara diawal PKPT 2016 (sekarang PKKMB), serta langsung mendaftarkan diri untuk bergabung bersama Operet Nusantara, “Orangnya lucu-lucu, menarik dan sepertinya seru bisa membuat orang lain tertawa dan tetap berkominten pada Operet Nusantara” tutupnya.

Sebagai informasi Operet Nusantara telah mengadakan diklat anggota baru pada tanggal 25-26 Februari 2017. Dengan mengusung tema “Meningkatkan Sikap Aspirasi dan Kreativitas Anggota Operet Nusantara Fakultas Ilmu Sosial Melalui Seni Pementasan Drama”. Dengan tujuan dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi anggota Operet Nusantara dan dengan tujuan lainnya yakni menguatkan kominten para anggota. Sehingga kedepannya operet Nusantara dapat lebih mandiri, maju, dan berkembang

 

Ainun Jariyah