Category Archives: Event

SEMINAR NASIONAL ANTI KORUPSI


IMG-20170930-WA0026 IMG-20170930-WA0028

[ SEMINAR NASIONAL ANTI KORUPSI ]
Sabtu (30/09/2017) BEM FIS UM dengan sukses menyelenggarakan seminar nasional bertema “Mentalisasi Anti Korupsi Para Pendiri Bangsa: Refleksi dan Revitalisasi Pembangunan Indonesia” di gedung I1 Lt 7 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.

Acara tersebut mengahadirkan Dr. Abraham Samad, S.H., M.H, Mohammad Jhannattan, S.S, Hifdzil Alim, S.H., M. H dan Prof. Dr. Suko Wiyono. M.H sebagai pembicara. “Korupsi bisa ada di mana saja, tidak terbatas ruang dan waktu. Maka dari itu kita sedini mungkin harus mencegahnya dengan memperkuat mental anti korupsi kita”, kata ketua pelaksana seminar nasional, Rizka Cahyaning Arifin Putri menguraikan tujuan diselenggarakan seminar nasional tersebut.

Para peserta nampak antusias. Acara tersebut dimulai dari pukul 7.30 dan berakhir pada pukul 11.55 WIB.

DIVISI PSDM
BEM FIS UM 2017
KABINET KARYA

#seminarnasional #antikorupsi #seminar #kpk #pukatugm #bemfisum #kabinetkarya #psdm

Khafilah FIS UM Berhasil Meraih Juara Pertama Di MTQ Mahasiswa Nasional XV 2017

IMG-20170804-WA0001

Alhamdulillah, Barakallah..
Terimakasih atas doa dari semua pihak Universitas Negeri Malang kembali menjadi Juara Umum MTQM – N XV 2017

Selamat kepada khafilah FIS UM,
Ahmad Solikhan dari jurusan sosiologi telah meraih Juara Pertama dicabang lomba MFQ MTQM – N XV 2017

Universitas Negeri Malang,
Telah meraih tiga kali berturut-turut Juara Umum MTQ Mahasiswa Nasional XIII 2013 – XIV 2015 – XV 2017.

DUKUNG KAFILAH UM DI MTQ MAHASISWA NASIONAL 2017

3c8b2039-98ef-4d76-96c2-cb7c1696e300

Dalam kamus mental Juara tidak ada kata mempertahankan kemenangan, yang ada hanya meningkatkan kemenangan secara terus menerus ke mutu yang lebih tinggi, peningkatan yang melampaui imajinasi tanpa batas(DJAJENDRA, 2015).

BEM FIS UM mengajak seluruh mahasiswa, dosen, alumni dan seluruh civitas akademik UM untuk bersatu (kompak) dalam mendukung dan mendo’akan Kafilah Universitas Negeri Malang dalam perhelatan akbar MTQMN XV 2017
untuk menjadi Juara umum.

Klik twibbon:
http://twibbon.com/support/mtqmn-twibbon-um-juara

Jangan lupa untuk beri Caption :
Saya(………..) dari Jurusan(……) ikut mendukung dan mendo’akan kafilah Universitas Negeri Malang dalam perhelatan akbar MTQ Mahasiswa Nasional XV 2017 untuk meraih Juara UMUM pada ajang kali ini.

Sebagai generasi pecinta Al-Quran dan semangat membumikan Al-Quran, saya mengajak semua untuk ikut berpartisipasi dan menyemarakkan MTQ Mahasiswa Nasional XV 2017.

#BanggaUMkamiJawara #MTQMN2017 #KafilahUM2017 #KafilahUM

Sumber : Whatsapp BEM FIS UM

SODA Crew, Terus Bersinar Untuk FIS Tercinta

 

Mahasiswa FIS UM siapasih yang nggak tau SDC or SODA Crew or Social Dance Crew ???

Social Dance Crew atau yang kerap disapa SODA Crew adalah salah satu dari Bidang Kegiatan Terpadu (BKT) Badan Eksekutif Mahiswa (BEM) FIS UM yang mewadahi bakat mahasiswa FIS UM dalam bidang seni tari. Sedikit napak tilas mengenai sejarah SODA Crew, dipelopori oleh salah satu pengurus BEM FIS UM 2013 (Wilma) dan beranggotakan 4 orang, namun tidak bertahan lama, disebabkan adanya anggota yang keluar. Setelah mengalami masa-masa terpuruk tersebut, SODA Crew mencoba bangkit yakni dengan semangat baru dan harapan yan lebih baik. Dimana pada tahun 2015 SODA Crew melakukan Open Recruitmen guna mencari anggota baru. Dalam oprecnya, SODA Crew hanya mengutamakan mahasiswa yang memiliki niat belajar dan komitmen tanpa mengesampingkan skill dance yang dimiliki.

SODA Crew tidak hanya eksis di FIS, namun SODA Crew juga tak kalah dengan Tim dance lain. Eksistensi SODA Crew dapat dibuktikan dengan selalu turut serta dalam setiap event yang ada di Fakultas Ilmu Sosial, bukti lainnya yakni dengan prestasi-prestasi yang telah dicapai salah satunya SODA Crew tampil sebagai juara bertahan dalam AnFak. “Alhamdulillah, kita selalu menjadi juara bertahan di AnFak walaupun hanya juara 3” ujar Heni Vatma Karina, kepada Zefir magz (21/02/2017). Karin menambahkan SODA Crew juga pernah mengisi acara Porseni di Kota Batu. Selain itu SODA Crew kerap diundang oleh fakultas lain yang ada di Universitas Negeri Malang.

Untuk menjalin keakraban antar anggotanya, SODA Crew mengadakan pertemuan rutin setiap minggunya yakni pada hari Senin. Namun jika akan ada event, SODA Crew melakukan latihan setiap sore di depan Gedung I1 FIS UM. SODA Crew sendiri sudah mempunyai dua pelatih tetap yang biasa disapa Mas Wingki dan Bunda Ani. Dua orang tersebut memiliki kontribusi yang besar terhadap kesuksesan pada setiap penampilan SODA Crew. Selain melatih, mereka berdua juga yang menyediakan kostum untuk SODA Crew. Sementara itu SODA Crew sendiri tidak hanya bergerak dalam bidang dance modern, tapi juga tradisonal ataupun kontemporer.

Leader SODA Crew, Inges Remandalika mengungkapkan harapannya untuk Soda Crew agar terus berkarya dan berprestasi di dalam maupun diluar kampus serta menjadi panutan tim dance lainnya. Eksistensi SODA Crew  selama 2 tahun ini merupakan hasil kerja keras para membernya sendiri, yang terus belatih sehingga SODA Crew bisa seeksis sekarang dan dikagumi oleh kaum lelaki. Inges berpesan kepada member SODA Crew  yang baru agar terus komitmen dan mempunyai semangat yang giat agar kedepannya SODA Crew lebih baik dan lebih maju lagi. Hal itupun sejalan dengan logo dari BKT SODA Crew dimana terdapat gambar berlian yang memiliki filosofi sebagai pengharapan untuk karir SODA Crew yang semakin bersinar dengan prestasi untuk membanggakan Fakultas tercinta, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.

Nina Erza

PO (Persatuan Olahraga) FIS, Pejuang dari Fakultas Ilmu Sosial – 2017

Fakultas Ilmu Sosial adalah Fakultas termuda di Universitas Negeri Malang, yang lahir di tahun 2009. Walau usianya bisa dibilang masih seumur jagung, namun Fakultas Ilmu Sosial (FIS) mampu bersaing dengan fakultas lainnya. Terbukti dengan banyaknya prestasi yang diraihnya, baik di bidang akademik maupun non akademik. Salah satu prestasi yang membanggakan yang dimiliki FIS adalah mampu berdiri sejajar dengan fakultas lainnya, terlihat adanya Ormawa FIS dan juga Bidang Kegiatan Terpadu (BKT) yang aktif di berbagai kegiatan ataupun event. Salah satu BKT yang paling muda namun namanya disegani oleh banyak pihak adalah PO FIS.

PO FIS yang merupakan Persatuan Olahraga Fakultas Ilmu Sosial adalah wadah bagi mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial yang memiliki bakat dan minat di bidang keolahragaan. PO FIS berdiri sekitar satu tahun yang lalu dan menaungi cabang olahraga Sepak bola, Voli, Basket dan Silat. Adapun struktur birokrasinya diambil dari keempat cabang olahraga tersebut.  Ketua PO FIS adalah Moh. Agus Setiawan, Mahasiswa jurusan Sejarah 2014. Bagi sang ketua, PO FIS adalah Organisasi sekaligus Hobi.

Dalam mewujudkan visinya yakni TOPAK (Tangguh, Oenggul, Profesional, Aktif dan Kompak), PO FIS melakukan latihan rutinan untuk meningkatkan kemampuan dari tiap atlit-atlitnya. Latihan rutin itu dilaksanakan tiap minggunya. Untuk jadwalnya pun juga disusun secara rapi oleh pengurus inti agar masing masing cabang olahraga waktunya tidak bertabrakan, untuk Voli dilaksanakan di hari selasa dan minggu (Selasa, 15.30 WIB-selesai dan Minggu, 18.00 WIB-selesai), Sepak Bola jadwal latihan rutinnya di hari Sabtu jam 14.00 WIB-selesai, Basket dilakukan di hari Senin jam 15.30 WIB-selesai.

PO FIS memiliki atlit-atlit yang sangat berbakat di bidangnya terbukti pada ke empat cabang olahraga yang mampu mendapat juara di perlombaan-perlombaan yang bergengsi, seperti contohnya dari cabor Sepak Bola yang mampu membawa piala juara ke 3 Rektor Cup 2016 untuk FIS, hal ini merupakan prestasi yang membanggakan, karena pada saat itu PO FIS baru dibentuk, namun PO FIS mampu bersaing dan mengalahkan musuh-musuhnya dari fakultas lainnya. Tak hanya itu, di tournament yang sama Cabor Basket juga memberikan sumbangan piala juara ke 3 untuk FIS. Di cabang olahraga silat menjadi pelengkap kebahagian bagi FIS karena pada mendapat juara  Pertama di bidang silat, yang diwakili oleh Rizky Ardya Harditama, Mahasiswa Jurusan Geografi 2014.

“PO FIS juga seperti BKT dan juga Ormawa lainnya yang memiliki cerita tersendiri, banyak suka dukanya, namun nikmatnya punya banyak teman sekaligus keluarga dan juga bisa menjalankan hobi serta menambah pengalaman. Pesannya semoga PO FIS semakin baik daripada yang sekarang” tutup Agus.

3 2 1

Arum Wahyuningtyas

LAISOS, berasal  dari Genre  Music apapun, mahasiswa FIS tetap bisa  berkarya – 2017

laisos

 

Home Band LAISOS merupakan Bidang Kegiatan Terpadu (BKT) di bidang musik yang ada di Fakultas Ilmu Sosisal Universitas Negeri Malang. Home Band LAISOS ini sebenarnya telah berganti nama dari nama yang sebelumnya yaitu SUBVERSI. Pertengahan tahun 2015 diiringi dengan bergantinya kepengurusan BKT disepakatilah nama LAISOS menjadi nama baru untuk home band Fakultas Ilmu Sosial. Nama LAISOS berasal dari kata “sosial” dengan menggunakan bahasa walik’an khas Malang akhirnya menjadi LAISOS.

Home band LAISOS mengaungi tepatnya 3 band dengan genre yang berbeda-beda, yaitu Lokaritme dengan genre folk, Ciukcrew yang bergenre dangdut dan Laistones Manifesto dengan genre stoner metal. “Keberagaman genre musik yang dibawahi LAISOS ini tidak lain untuk merangkul mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial yang hobby bermusik, berasal dari genre apapun mereka tetap dapat berkarya dibawah naungan LAISOS dengan membentuk band sendiri, jadi dimanapun ketiga band tersebut tampil harus tetap membawa nama LAISOS dan FIS ” ujar Dimas Galuh Mahardika selaku ketua BKT LAISOS FIS UM 2015 kepada Zefirmagz (23/02/2017).

Kegiatan rapat rutinan LAISOS diagendakan pada hari kamis jam 12 siang waktu istirahat. Sedangkan agenda latihan sudah di management oleh masing-masing band yang berada dibawah naungan LAISOS. Management pada masing-masing band ini dimaksudkan agar mempermudah band-band tersebut apabila ada undangan dari luar, sehingga band apa yang akan mengisi undangan tersebut dapat disesuaikan dengan tema acaranya.

Program kerja yang menjadi agenda dari LAISOS pada tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun kemarin, yaitu (1) diskusi music, (2) akusial, (3) studio jamming dan (4) artistic. Pada setiap proker LAISOS juga tersirat sebuah tujuan bahwa diharapkan orang-orang di luar FIS itu bukan hanya melihat FIS dari sisi akademiknya namun juga punya potensi di bidang non akademik terutama di bidang musik. Oleh karena itu di LAISOS juga diajarkan bagaimana menempatkan diri yang benar sebagai pemusik, tentang bagaimana menjaga attitude, menjaga profesionalitas dan berperilaku di depan dan di belakang panggung itu seperti apa, karna band-band yang berada di bawah naungan LAISOS tersebut bukan hanya membawa nama LAISOS akan tetapi juga nama Fakultas Ilmu Sosial.

“Saran dan harapan untuk LAISOS jangan pernah lelah untuk belajar, jangan pernah lelah untuk mencoba, karna ketika kita lelah untuk mencoba kita tidak akan pernah tau apa kekurangan dan kesalahan kita dan ketika kita tidak tau akan kekurangan dan kesalahan kita maka kita tidak akan pernah bisa untuk memperbaikinya” tutupnya.

 

Dewi Maskulin